Sepanjang Jalan ke Bukit Tinggi

Hari kedua di Sumatera Barat kami berencana melihat-lihat kota Bukit Tinggi. Pagi hari kami bertolak dari rumah host kami ke Bukit Tinggi. Rombongan Gerry yang tertinggal pesawat, dijadwalkan akan tiba di bandar udara Minangkabau sekitar jam 8 pagi dan kami sudah janjian untuk bertemu di Bukit Tinggi pada siang hari.

Untuk sampai ke Bukit Tinggi, kami melewati Padang Panjang. Di perjalanan menuju Bukit Tinggi, terdapat sebuah air terjun yang nampaknya dijadikan objek wisata oleh Pemda setempat. Kami berhenti di air terjun tersebut dan berfoto bersama.

575215_10151137563361935_1675859624_n

Selanjutnya kami makan di warung sate padang Mak Syukur (padahal udah sarapan, dan belum waktunya makan siang).

DSCF6324Warung sate padang Mak Syukur punya beberapa cabang di Jakarta. Menurut teman-teman yang biasa makan di restoran cabangnya di Jakarta, yang kami makan di Padang Panjang ini, rasanya lebih enak.

Kira-kira pada tengah hari, akhirnya kami sampai di kota Bukit Tinggi. Perjalanan dari kota Padang ke Bukit Tinggi cukup jauh. Namun kami menikmati perjalanannya (berkat air terjun dan sate mak Syukur yang kami temui di jalan).

Kota Bukit Tinggi adalah kota yang ramai. Mungkin seperti Bandung pada saat weekend yang dibanjiri penduduk Jakarta yang refreshing. Demikian pula halnya kota Bukit Tinggi yang dibanjiri penduduk Padang yang refreshing pada akhir minggu.

Rombongan Gerry belum sampai ketika kami tiba di Bukit Tinggi, sehingga kami memutuskan untuk wisata kuliner dulu sambil menunggu mereka sampai. Ada restoran dengan menu bebek yang terkenal di Ngarai Sianouk yang ingin kami kunjungi. Dengan mobil, Uda membawa kami ke Ngarai menuju restoran tersebut. Hanya ada satu restoran di ujung jalan sebelum Ngarai Sianouk yaitu restoran yang kami tuju tersebut. Nama menu makanan yang ingin kami coba adalah “Itiak lado mudo” daging bebek muda yang dimasak sambal hijau dimakan dengan nasi hangat.

DSCF6330

DSCF6331Feliks juga memesan gulai sapi untuk melengkapi menu makan siang kami. Daging itiknya lembut dan rasanya nikmat. Tapi menurut saya pribadi, gulai sapinya justru lebih sedap daripada itiknya. Nyam! Sungguh puas makan siang kali itu. Setelah selesai makan, kami berfoto di Ngarai kemudian kembali naik mobil menuju Jam Gadang.

DSCF6335Dita di Ngarai Sianouk

Rupanya rombongan Gerry masih belum sampai sehingga kami berkeliling lagi menggunakan mobil sambil menunggu rombongan Gerry. Ketika berkeliling itu, kami melihat tanda kebun binatang. Rupanya ada kebung binatang di Kota Bukit Tinggi. Untuk sampai ke kebun binatang, kami harus melewati jembatan.

DSCF6346

Di kebun binatang, selain bisa melihat hewan, terdapat rumah gadang juga. Kami berfoto di rumah gadang kemudian masuk ke kebun binatang.

150271_10151137570786935_300086763_n

Sayangnya kebun binatang yang kami kunjungi tersebut kurang terawat. Banyak sampah berserakan di mana-mana akibat pengunjung yang tidak tertib dan suka buang sampah sembarangan. 😦 Ada beberapa hewan yang kondinya juga mengenaskan 😦 Saya melihat seekor bebek di satu kandang yang luas dengan kolam, tapi kolamnya hanya berisi sedikit air dan sudah sangat kotor. Bebeknya sendiri hanya duduk di pojok dan kotor seperti tidak terawat dan sepertinya sakit. 😦 Ada landak yang ditempatkan di kamar sempit dengan kaca supaya pengunjung bisa melihat. Tapi nampaknya sudah berbulan-bulan mungkin bertahun-tahun kandangnya tidak dibersihkan. Ada beberapa landak disana yang sudah kotor sepertinya juga tidak pernah dimandikan. 😦 Sayangnya saya tidak mengambil foto dari hewan-hewan dalam kondisi menyedihkan tersebut. Mungkin situasinya mirip dengan hewan yang di kebun binatang Surabaya. 😦 Miris sekali melihat mereka. It would be better if they’re out in nature daripada di kebun binatang tersiksa seperti itu. I wish we could do something to help them. 😦

Setelah mengunjungi kebun binatang yang menyedihkan tersebut kami kembali ke Jam Gadang. Jam Gadang terletak di pusat kota Bukit Tinggi. Berseberangan dengan Jam Gadang terdapat taman yang luas tempat turis bisa melihat pemandangan Ngarai Sianouk dan gunung dengan jelas. Tapi kami masih menunggu rombongan Gerry tiba untuk sama-sama pergi ke taman tersebut dan berfoto di Jam Gadang. Feliks tiba-tiba dapat email kerjaan dari kantornya sehingga dia langsung sibuk mencari internet supaya bisa mengirim kerjaan ke kantor. Dasar pegawai teladan. 😀

Meanwhile Feliks mengerjakan pekerjaannya, rombongan Gerry sampai di kota Bukit Tinggi.

 

DSCF6371

DSCF6372Happy Isan eating local snacks.

Kami (minus Feliks yang lagi kerja) menemui mereka di Jam Gadang. Kemudian sama-sama ke taman di seberang Jam Gadang untuk mengagumi pemandangan gunung dan Ngarai Sianouk.

DSCF6378Pemandangan Ngarai Sianouk.

DSCF6386

Di daerah taman ini, ada situs bersejarah juga yaitu Lobang Jepang. Beberapa anak laki-laki turun sampai ke dasar lobang, tapi saya menunggu saja di atas karena lobangnya cukup dalam. Turunnya sih mudah, naiknya nanti yang pasti ngap-ngapan.

DSCF6389Makanya saya pilih mejeng di depannya saja.

Setelah Feliks selesai dengan pekerjaannya, kami bertolak kembali ke kota Padang karena jaraknya cukup jauh dan kami tidak mau sampai terlalu malam. Namun, rute yang kami lalui berbeda dengan rute ketika kami menuju ke Bukit Tinggi. Kami tidak melewati Padang Panjang, tapi kami mengambil rute melewati danau dan kelokan bernama Kelok 44. Kelok 44 adalah jalan berkelok-kelok menuruni bukit tanpa terputus. Dibutuhkan keahlian menyetir yang sangat baik kalau tidak supirnya bisa ikutan mabuk seperti penumpangnya. Terlebih lagi ketika kami melalui Kelok 44, hari sudah sore dan mulai gelap. Untung Uda kami canggih. Sehingga kami bisa melewati Kelok 44 dengan selamat. Kami berhenti di warung kopi sebelum sampai ke danau untuk minum kopi dan menikmati pemandangan sunset dan danau. Sayangnya sore itu cuaca berkabut sehingga pemandangannya tidak begitu jelas.

DSCF6394

Setelah beristirahat sejenak, kami melaju kembali ke kota Padang.(npa).

Advertisements

One thought on “Sepanjang Jalan ke Bukit Tinggi

  1. Pingback: Last Day in Nepal | randomtravelers

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s